Konten Desa Danau Terluas di Dataran Tinggi Dieng

Danau Terluas di Dataran Tinggi Dieng

-

- Advertisment -

Selain Telaga Warna yang kesohor, di Dataran Tinggi Dieng terdapat telaga lain yang tak kalah indahnya. Namanya Telaga Merdada. Selain cantik, telaga ini juga dikenal sebagai telaga terluas di kawasan Dieng. Itulah kenapa danau ini dinamakan ‘Merdada’, berasal dari kata dada, yang memilki arti luas dan lapang. Lokasi Telaga Merdada berada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Telaga ini diapit oleh 2 bukit hijau yang menawan, yaitu Bukit Pangonan dan Semurup. Airnya tenang dan terkadang diselimuti kabut yang dingin. Siapapun yang menyaksikan keindahan danau ini pasti akan terkesan. Luas telaga mencapai 25 hektar dan letaknya berada di ketinggian 2.045 mdpl dengan pemandangan yang masih alami.

Belum banyak traveler yang mengetahui keberadaan Telaga Merdada. Itu sebabnya area ini sangat tenang. Untuk tiket masuk, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000. Sangat murah untuk pemandangan yang menakjubkan. Jika ingin mengeksplore telaga ini lebih jauh, kamu bisa menyewa kayak yang disediakan pengelola. Ada 2 jenis kayak yang disewakan, kayak berisi 1 orang dan 2 orang. Untuk kayak 1 orang harga sewanya Rp 50.000, sedangkan yang memuat 2 orang harganya Rp 25.000 / orang. Saat mengayuh kayak, angin dingin berhembus pelan. Menyusuri telaga dengan menembus kabut yang menyelimuti permukaan air membuat sensasi tersendiri. Awan yang terpantul di permukaan telaga seolah sedang mengapung di awan.

Setelah puas berkeliling dengan kayak, wisatawan akan dihidangkan makanan lokal yang mengundang selera. Makanan tradisional yang disajikan di atas nampan tersebut terdiri dari nasi jagung, urap, tempe kemul dan peyek ikan asin. Sajian tersebut sudah termasuk dalam biaya sewa kayak.

Sedikit saran, buat kamu yang ingin mengunjungi Telaga Merdada, sebaiknya hindari saat musim kemarau. Meskipun telaga ini menjadi yang terbesar di Dataran Tinggi Dieng, namun Telaga Merdada ini tidak memiliki sumber mata air. Air yang memenuhi telaga adalah hasil tampungan air hujan. Pada musim kemarau, debit air telaga menyusut drastis bahkan hingga kering. Selain itu, air telaga ini juga sebagai sumber pengairan perkebunan kentang yang berada di sekitar danau.

 

(Sumber : jalanjalanenak.com)

Latest news

Mengulik Desa Bersejarah Di Magelang

Pos Mati menjadi salah satu tempat yang dikunjungi wisatawan domestik maupun internasional saat berkunjung ke Desa Wisata Giritengah, Magelang. Menilik...

Makam Gunung Pring Ramai Dikunjungi Wisatawan

Informasi Umum Wisata Religi Komplek Makam Gunung Pring di Muntilan Magelang Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang berada...

Kolam Renang dengan Latar Belakang Alam

Jika anda merasa jenuh dan ingin jauh dari hiruk pikuknya suasana di kota, tidak ada salahnya jika kita berwisata...

Pepaya Gunung, Buah Unik Kaya Manfaat

Pepaya Gunung (Carica) Pepaya Gunung atau Pepaya Dieng atau Carica adalah tanaman kerabat pepaya yang hidup di dataran tinggi basah 1.500–3.000 m di atas permukaan laut. Tanaman...
- Advertisement -

Ratusan Wisatawan Hadir Memeriahkan Tradisi “SOWAN NGALAS”

Ribuan masyarakat mengikuti kirab budaya menelusuri jalan menuju tempat wisata Curug Plethuk, di Desa Wisata Pesangkalan Banjarnegara, ratusan wisatawan...

Indahnya Panorama Wisata Ketep Pass

Ketep Pass adalah sebuah tempat wisata yang ada di Magelang, wisata yang akhir – akhir ini populer. Wisata ini berada...

Must read

Makam Gunung Pring Ramai Dikunjungi Wisatawan

Informasi Umum Wisata Religi Komplek Makam Gunung Pring di Muntilan...

Pepaya Gunung, Buah Unik Kaya Manfaat

Pepaya Gunung (Carica) Pepaya Gunung atau Pepaya Dieng atau Carica adalah tanaman kerabat pepaya yang...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you